Klorida Vinil
Ⅰ. Ikhtisar
Klorida vinil, juga dikenal sebagai klorida vinil, dengan rumus struktur H2C=CHCl. Ini berwarna transparan, memiliki sifat anestesi, dan merupakan gas yang mudah cair pada suhu ruangan. Gas ini sedikit larut dalam air dan larut dalam alkohol serta eter. Ia membentuk campuran ledak dengan udara, dengan batas ledakan 3,6 hingga 26,4% (volume).
Ⅱ. Metode Produksi
1) Metode karbida kalsium
Proses keseluruhan untuk memproduksi klorida vinil adalah terlebih dahulu menggunakan kokas dan oksida kalsium untuk menghasilkan karbida kalsium, lalu menambahkan air ke karbida kalsium untuk mempersiapkan asetilen. Asetilen kemudian bereaksi dengan hidroklorida dalam fase gas untuk menghasilkan klorida vinil. Karena katalis mudah dinonaktifkan pada suhu tinggi, suhu selama reaksi umumnya dikontrol pada 100-180℃.
2) Metode oksiklorinasi seimbang
Dalam proses oksiklorinasi seimbang, etilen dibagi menjadi dua aliran, salah satunya langsung dikhlorinasi untuk menghasilkan klorida etilen, dan yang lainnya dicampur dengan udara dan klorida hidrogen untuk menghasilkan klorida etilen. Klorida etilen kemudian dipatahkan untuk menghasilkan klorida vinil. Klorida hidrogen yang dihasilkan oleh reaksi pemecahan dikirim kembali ke bagian oksiklorinasi. Reaksi oksiklorinasi etilen umumnya menggunakan tembaga sebagai katalis, dan suhu reaksi sekitar 240℃. Jika klorinasi etilen dan oksiklorinasi digabungkan, secara praktis dapat dipertimbangkan bahwa etilen menghasilkan klorida etilen dan air di bawah pengaruh klorin dan oksigen.
Ⅲ. Penggunaan
Klorida vinil adalah senyawa organik yang penting dengan berbagai macam penggunaan, terutama mencakup: Bahan baku industri plastik: klorida vinil merupakan bahan baku penting untuk industri plastik, terutama digunakan untuk memproduksi resin polivinil klorida (PVC). PVC adalah plastik umum dengan produksi terbesar di dunia. Monomer polimerisasi: Klorida vinil dapat dikoopolimerisasi dengan monomer seperti asetat vinil, butadiena, akrilonitril, asetat metil, dan klorida vinilidena untuk menghasilkan berbagai koopolimer, seperti koopolimer asetat vinil-klorida vinil (EVA), koopolimer klorida vinil-klorida vinilidena (PVDC), dll. Bahan pendingin: Klorida vinil memiliki titik didih rendah, sehingga dapat digunakan sebagai bahan pendingin untuk memainkan peran mendinginkan dalam sistem pendinginan. Agen ekstraksi: Klorida vinil juga dapat digunakan sebagai agen ekstraksi untuk pewarna dan wewangian untuk membantu mengekstraksi dan memisahkan senyawa yang diinginkan.
Selain itu, klorida vinil juga dapat digunakan sebagai bahan baku untuk sintesis organik lainnya.
Ⅳ. Kesimpulan
Klorida vinil adalah bahan kimia industri penting dan merupakan salah satu dari 20 produk petrokimia (bahan kimia turunan minyak bumi) dengan produksi terbesar di dunia. Shandong Tianli Energy Co., Ltd. memiliki teknologi dan peralatan lengkap untuk rantai industri klorida vinil-polivinil klorida-klorinasi polivinil klorida. Tianli memiliki pengalaman yang kaya dalam rantai industri ini dan telah menyelesaikan banyak proyek. Tianli akan terus memimpin melalui inovasi, terus maju, dan memberikan pelanggan produk dan layanan yang lebih baik.